Berubah

Berubah, kata yang gampang diucapkan, namun sulit dilakukan. Apapub bentuknya. Berubah dari suatu bentuk ke bentuk yang lain, dari suatu titik ke titik yang lain ataupun dari suatu perasaan ke perasaan yang lain. Tidak mudah, apalagi mengubah dari suatu perasaan yang sudah nyaman atau perasaan yang sudah diinginkan, ke perasaan yang lain. Sangat tidak mudah.

Butuh waktu, iya. Berapa lama, tidak ada satupun yang bisa menjawab. Tapi itulah yang namanya berubah. Akan selalu diikuti oleh kata-kata lainnya. “Berubah itu sulit”. “Berubah itu tidak enak”. Dan seterusnya. Memang tidak ada yang menyenangkan dari kata berubah. Walaupun semua orang menyadarinya, berubah itu keharusan.Berubah itu wajib, tapi tentu saja, tidak gampang.

Berat, memang. Berubah dari sesuatu pengharapan yang benar benar sudah kita inginkan. Berubah dari sesuatu yang kita sudah bayangkan, akan indah nantinya, menjadi sesuatu yang mungkin akan menyakitkan. From hero to zero. Benar-benar berat. Ucapan mudah, mungkin hanya akan ada di bibir saja. Bahkan yang ada, hanya kata. Please, don’t do this. Terkesan mellow, bisa jadi.

Tapi yah itulah berubah. Mau tidak mau harus kita lakuin. Suka ataupun tidak suka, harus kita jalanin. Terkadang, yang ada hanyalah tetesan air mata. Yang ada hanyalah perasaan sakit, yang memang harus dijalanin. Semua itu adalah proses. Iya, memang. Berubah adalah proses. Tapi adakah berubah, yang tidak menimbulkan sakit hati atau luka ? Yang ada, katanya adalah proses menuju happiness. Yakin ? Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Hanya bisa menjadi misteri semata.

Capek. Iya, apalagi harus melakukannya trus menerus. Yang ujung-ujungnya didasari masalah perasaan. Berubah masalah perasaan. Yang ada hanyalah pemikiran, kapan ini akan berakhir. Sama seperti perasaan mencintai kan ? Perasaan PDKT, berubah menjadi perasaan sayang dan cinta. Yang makin lama, makin dalam. Setelah itu, karena kondisi yang terkadang kita tidak tahu alasannya, berubah menjadi sakit hati dan sahabat katanya. Itupun hanya sesaat, nanti berubah lagi. Dan akhirnya menghilang.

Yah itulah berubah. Seperti kita bermain roller coaster. Terkadang ingin segera berakhir. Berubah menjadi rasa yang lebih baik. Berubah menjadi kebahagiaan. Capek. Jujur capek.. Lelah.. Pengen ini semua segera berakhir. Tapi tampaknya belum tahu kapan. Happiness hanya akan tampak dari luar. Dalam ? Tidak ada yang tahu..

Hanya bisa bilang, berubah.. Be Nice ya..

Jayapura, 20 Juli 2015

From My Room..

Tags:

Have your say