Employee 2.0

Wah istilah apa lagi ini ? Kok kayak versi dari sebuah software ? Kita sering mendengar istilah web 2.0 untuk sebuah web site di dunia maya. Dimana Web 2.0 adalah sebuah pengembangan sebuah web yang pada saat ini sudah bukan lagi bersifat statis, seperti yang terjadi pada web 1.0, tapi lebih kepada sifat sebuah web yang dinamis. Seperti yang terjadi pada perkembangan sebuah blog dan situs komunitas sosial, yang makin berkembang. Lalu apa hubungannya dengan employee 2.0 ?

Jaman sekarang teknologi sudah semakin maju dengan pesat. Komunikasi sudah semakin kencang lajunya. Email, chatting, messenger sudah bukan menjadi suatu hal yang aneh bagi dunia pekerjaan. Sudah menjadi hal yang lumrah jika kita melihat seorang pegawai memiliki email, atau sering berkomunikasi via messenger dengan rekan bisnisnya. Itulah employee 2.0. Sekilas hanyalah sebuah perbedaan yang biasa, namun jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu sangatlah berbeda. Dimana jaman sekitar tahun 80 – 90an, para pegawai berkomunikasi dengan rekan bisnisnya hanya menggunakan surat ataupun telepon.

Bahkan yang terjadi pada saat ini, adalah seringkali (terutama di kota-kota besar), di saat jam sibuk kantor, kita masih sering melihat beberapa orang pekerja duduk di sebuah cafe, sambil membawa laptopnya dan menghubungkannya dengan jaringan wifi yang ada ataupun koneksi internet yang dimiliki oleh pemiliknya. Apakah mereka tidak bekerja ? Jangan salah, mereka justru sedang bekerja. Salah satu ciri Employee 2.0, adalah mereka dapat bekerja dimanapun mereka berada. Disaat jaman seperti ini, bekerja secara mobile adalah suatu hal yang biasa. Dan itu harus ditunjang dengan gadget dan teknologi yang dimiliki oleh para pegawai tersebut. Mereka berkomunikasi via email, meesenger ataupun chatting. Baik itu melalui laptop, hp, maupun blackberry. Dengan menggunakan komunikasi tersebut, para pegawai dapat berada dimanapun, tidak harus dikantor mereka masing-masing.

Kedepannya, Employee 2.0 akan merasuki hampir seluruh pegawai. Syarat mutlak yang harus mereka miliki adalah mampu mempelajari dan menggunakan gadget dan teknologi baru yang ada. Dan hal ini akan membuat ketergantungan mereka akan teknologi semakin besar. Jika teknologi dan gadget menjadi suatu hal yang mutlak bagi employee 2.0, trus bagaimana dengan Employee 3.0 ? Bagaimana bentuknya ? Kita lihat saja nanti….

Leave a Reply